Home / Uncategorized / 2 Residivis Ditembak Polisi Usai Mabuk Nabrak Angkot|Peristiwa

2 Residivis Ditembak Polisi Usai Mabuk Nabrak Angkot|Peristiwa

2 Residivis Ditembak Polisi Usai Mabuk Nabrak Angkot|Peristiwa, Unit Reserse kriminil(Sat Reskrim) Polrestabes Semarang menahan dua residivis kasus pencurian yang belasan kali beraksi di Kota Semarang. Penangkapan ini diawali kecelakaan dulu lintas oleh salah satu tersangka yang dalam keadaan mabuk berkendara motor menabrak angkutan umum, di Kawasan Jalan Layur Kota Semarang.

Dua pelaku itu, ialah Medi Surya Atmoko (30), penduduk Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara & M Purnomo (34), masyarakat original Kecamatan Dempet, Demak.Insiden kecelakaan awalnya ditangani Polantas. Tapi nyata-nyatanya motor yang dikendarai Medi itu tidak kumplit dokumennya alias bodong. Medi hasilnya mengakui jikalau motor yang dikendarainya yaitu hasil curian.

Kabar ini ditindaklanjuti Pegawai reskrim. Sampai hasilnya terungkap Medi ialah spesialis pencurian sasaran hunian kos & kios. Dari pengungkapan Medi, hasilnya polisi sukses menangkap pelaku Purnomo. Pelaku Medi mengaku baru tiga bulan bebas penjara. Ia ditahan dikarenakan melakukan pencurian burung dengan Purnomo.

Dua tersangka ini ditembak kakinya oleh polisi. Penetapan pelaku ini dibarengi pula bersama penyitaan sebanyak barang kebenaran hasil curian. Di antaranya dua motor, enam Televisi LCD, dua DVD player, tiga notebook, empat power amplifier, tiga mesin jackpot sampai sekian banyak baju perempuan.Mereka ditahan di Mapolrestabes Semarang dan dijerat Pasal 363 KUHP terkait pencurian bersama ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

About admin