Home / Berita Umum / 4 Bandar Judi Online Beromzet Rp1-2 Miliar/Bulan Ditangkap di Kalbar

4 Bandar Judi Online Beromzet Rp1-2 Miliar/Bulan Ditangkap di Kalbar

4 Bandar Judi Online Beromzet Rp1-2 Miliar/Bulan Ditangkap di Kalbar – Polisi tangkap 4 bandar judi online beromzet miliaran rupiah di Kalimantan Barat. Banyak bandar judi ini rata-rata udah menjalankan laganya sepanjang 10 tahun.

Kapolda Kalimantan Barat Didi Haryono mengemukakan penangkapan banyak pemeran dilaksanakan dengan cara kontinyu mulai November sampai Desember. Penangkapan dilaksanakan di Mempawah, Singkawang, sampai Pontianak.

” Timsus Ditreskrimsus Polda Kal-bar mengerjakan penangkapan pada bandar perjudian online model bola serta togel di tiga kabupaten atau kota, ialah di Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang, serta Kota Pontianak, ” kata Irjen Didi dalam keterangannya, Senin (3/12/2018) .

Pada 10 November 2018, bandar judi togel online atas nama Johan alias Aliong Anak Aten diamankan di tempat tinggalnya yg beralamat di Jalan Melati Nomer 29, Desa Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Lantas pada 11 November 2018, polisi tangkap bandar judi Then Miauw Sen alias Lekesen anak Chin Bu Sin di Singkawang Barat.

Terus, pada 24 November 2018, polisi tangkap bandar judi bola online atas nama terduga Lim Secondus alias Kondus di Pontianak Selatan. Lantas, pada 3 Desember 2018, polisi kembali tangkap bandar judi bola online bernama Junaidi aliasi Asiang di Pontianak Tenggara.

Didi memberi tambahan banyak bandar itu mainkan judinya di beberapa situs serta account judi hasil sendiri. Lantas banyak bandar ini mencari sub-sub agen jadi perpanjangan tangan dari bandar buat terjalin langsung dengan banyak pemain atau pemasang di tiap-tiap lokasi kerjanya.

” Sehabis semua taruhan udah terkumpul di sub-agen, lantas dari sub-agen menyambung atau memberikan laporan taruhan terhadap bandar lewat pengiriman lewat SMS serta WhatsApp. Seandainya taruhan dari pemasang menang, karena itu banyak bandar membayar melalui langkah mengerjakan transfer ke rekening pemasang, ” jelas Didi.

Dalam penangkapan itu, polisi mengambil barang untuk bukti serta beberapa uang tunai juta-an rupiah. Banyak pemeran saat ini mendekam di Rutan Polda Kal-bar.

About admin