Hasil Kerajinan Tangan Asli Indonesia di IFW 2017

Agen Casino

Hasil Kerajinan Tangan Asli Indonesia di IFW 2017 – Arena pergelaran baju Indonesia Fashion Week (IFW) 2017, yang diawali mulai sejak lepas 1 Febuari 2017, nyatanya bukan sekedar menghadirkan baju yang berbau perbedaan makna Indonesia.

Pada th. ini, IFW mengangkat topik Celebration of Culture, dimana semuanya ciri khas Indonesia dirayakan.

Bukan sekedar baju, dari hasil pantauan Kompas. com, banyak juga hasil kerajinan tangan asli Indonesia yang ada lewat tenant IFW 2017, salah satunya seperti berikut.

1. Tas genggam wanita atau clutch

Tas jenis seperti ini rasa-rasanya banyak disukai wanita Indonesia. Sebab, dengan bentuk yang simpel, tas ini bisa dipakai wanita oleh wanita untuk beragam acara.

Satu diantara tenant yang ada di IFW kesempatan ini yaitu Bali Creative yang jual tas-tas hasil kerajinan tangan orang-orang Bali. Disadari oleh pemiliknya, clutch yaitu satu diantara type tas yang paling laris serta banyak di cari oleh pengunjungnya.

“Tas ini terbuat dari lontar atau daun palem (serta) ada juga anyaman dari daun pandan yang ditangani oleh ibu-ibu rumah tangga di Bali, ” tutur Susitanteri pada Kompas. com dalam acara Indonesia Fashion Week 2017 di Jakarta, Jumat (3/2/2017) .
Jenis tas itu juga makin berkembang dengan hiasan berbentuk bros, pita, maupun tenun Bali. Warnanya juga bermacam, dari mulai putih, coklat, hitam, serta beberapa warna cerah yang lain.

Harga dari tas-tas ini cukup terjangkau, dari mulai Rp 45. 000 sampai Rp 175. 000, bergantung dari jenis serta material yang dipakai.

2. Tas batik buatan tangan

Tas batik banyak juga disukai oleh pengunjung IFW. Kombinasi kulit sapi dengan kain-kain batik, tas ini bak angin fresh di industri model Indonesia.

Menariknya, ada dua jenis tas yang di jual oleh label Ndaru Indonesia yang serupa dengan tas merk luar negeri yang harga nya selangit.

“Dua jenis ini paling banyak disenangi orang namun kita modifikasi juga. Membuatnya handmade serta ada dua type yakni kain batik asli serta printing, ” tutur Irma Sundari, Marketing Ndaru dalam acara yang sama.

Batik yang dipakai juga batik asli Indonesia, salah satunya batik Pekalongan, Solo, Jogja, serta Manado. Tas ini di bandrol mulai Rp 700. 000 sampai Rp 2 juta.

3. Sepatu batik

Sama seperti dengan ke-2 tas diatas, alas kaki wanita ini dapat di buat oleh beberapa pengrajin asli Indonesia. Jenis sepatu label MeSan, seperti yang diterangkan Liana Sukmanimas, General Manager MeSan, terbagi dalam dua type, yakni sepatu flat serta memiliki hak tinggi.

“Sepatu-sepatu ini memadupadankan kulit asli domba, kambing, atau sapi dengan bermacam batik Indonesia, ” tutur Sukma pada Kompas. com dalam acara yang sama.

Sepatu batik ini, disadari Sukma, adalah pelopor product sepatu batik di tanah air.

Hasil kerajinan tangan orang-orang Banten ini di bandrol dengan harga Rp 200. 000 sampai Rp 750. 000 untuk jenis flat. Disamping itu, yang memiliki hak tinggi di jual dengan harga Rp 450. 000 sampai Rp 1 juta.
Re-Write Alternatif #2
Arena pergelaran pakaian Indonesia Fashion Week (IFW) 2017, yg di mulai sejak mulai lepas 1 Febuari 2017, nyata-nyatanya bukan hanya menghadirkan pakaian yg berbau perbedaan makna Indonesia.

Pada th. ini, IFW mengangkat bahasan Celebration of Culture, dimana seluruh ciri khas Indonesia dirayakan.

Bukan hanya pakaian, dari hasil pantauan Kompas. com, banyak juga hasil kerajinan tangan asli Indonesia yg datang lewat tenant IFW 2017, salah satunya sebagaimana berikut.

1. Tas genggam wanita atau clutch

Tas tipe seperti ini terasa banyak digemari wanita Indonesia. Sebab, dengan bentuk yg simple, tas ini mampu dimanfaatkan wanita oleh wanita utk bermacam acara.

Diantara satu tenant yg ada di IFW kesempatan ini merupakan Bali Creative yg jual tas-tas hasil kerajinan tangan warga Bali. Disadari oleh pemiliknya, clutch merupakan diantara satu model tas yg paling laris serta banyak di cari oleh pengunjungnya.

“Tas ini terbuat dari lontar atau daun palem (serta) ada juga anyaman dari daun pandan yg diselesaikan oleh ibu-ibu rumah tangga di Bali, ” kata Susitanteri terhadap Kompas. com dalam acara Indonesia Fashion Week 2017 di Jakarta, Jumat (3/2/2017) .
Tipe tas itu juga jadi lebih berkembang dengan hiasan bersifat bros, pita, ataupun tenun Bali. Warnanya lantas beraneka, dimulai dari putih, coklat, hitam, serta macam-macam warna cerah yang lain.

Harga dari tas-tas ini cukup terjangkau, dimulai dari Rp 45. 000 sampai Rp 175. 000, terkait dari tipe serta material yg dimanfaatkan.

2. Tas batik buatan tangan

Tas batik pula banyak digemari oleh pengunjung IFW. Gabungan kulit sapi dengan kain-kain batik, tas ini bak angin fresh di industri model Indonesia.

Menariknya, ada dua tipe tas yg dipasarkan oleh label Ndaru Indonesia yg menyerupai dengan tas brand luar negeri yg harga nya selangit.

“Dua tipe ini paling banyak digemari orang akan tetapi kita modifikasi juga. Membuatnya handmade serta ada dua model yakni kain batik asli serta printing, ” kata Irma Sundari, Marketing Ndaru dalam acara yg sama.

Batik yg dimanfaatkan juga batik asli Indonesia, salah satunya batik Pekalongan, Solo, Jogja, serta Manado. Tas ini dibandrol mulai Rp 700. 000 sampai Rp 2 juta.

3. Sepatu batik

Sama dengan dengan ke dua tas diatas, alas kaki wanita ini bisa di buat oleh banyak pengrajin asli Indonesia. Tipe sepatu label MeSan, seperti yg diterangkan Liana Sukmanimas, General Manager MeSan, terdiri dalam dua model, yakni sepatu flat serta punya hak tinggi.

“Sepatu-sepatu ini memadupadankan kulit asli domba, kambing, atau sapi dengan beraneka batik Indonesia, ” kata Sukma terhadap Kompas. com dalam acara yg sama.

Sepatu batik ini, disadari Sukma, menjadi pelopor product sepatu batik di tanah air.

Hasil kerajinan tangan warga Banten ini dibandrol dengan harga Rp 200. 000 sampai Rp 750. 000 utk tipe flat. Disamping itu, yg punya hak tinggi dipasarkan dengan harga Rp 450. 000 sampai Rp 1 juta.