Home / Indonesia / Istri Gubernur Aceh Menolak Hukuman Seksual dikebiri|Peristiwa

Istri Gubernur Aceh Menolak Hukuman Seksual dikebiri|Peristiwa

Istri Gubernur Aceh Menolak Hukuman Seksual dikebiri|Peristiwa, Istri Gubernur Aceh, Niazah A Hamid tak sepakat bersama hukuman tersangka kekerasan seksual terhadap anak dengan trick dikebiri. Ia menilai hukuman ini tidak searah bersama nilai-nilai syariat Islam.

“Kalau itu belum dapat memberi dukungan, pembinaan yang mesti kita utamakan,” kata Niazah A Hamid, dalam program Seni Kreativitas Pendidikan Anak Umur Dini (PAUD) di meseum Rumoh Aceh, Kamis (22/10). Niazah memaparkan, argumen ia tak setuju bersama hukum kebiri sebab dalam Islam tak mengenal hukuman tersebut. Lebih-lebih lagi, Aceh yaitu daerah yang mengaplikasikan syariat Islam, seluruhnya aturan mesti merujuk terhadap syariat Islam.

“Kami belum setuju hukum kebiri, dikarenakan kita di Aceh berpegang kepada hukum Islam,” imbuh ia. Kendati begitu, Niazah tak menampik kekerasan seksual di Indonesia dan Aceh telah mengkhawatirkan. Oleh lantaran itu, butuh ada langkah-langkah persuasif dan kongkrit buat mengantisipasinya.

“Harus ada perlindungan sejak dalam rumah tangga, mesti diberikan pemahaman, baru selanjutnya di lingkungan dan seterusnya,” tegas Niazah. Sementara itu, seseorang wali murid PAUD IT Qurataayun, Kota Subussalam, Siti Zuleha (35) menyampaikan setuju tersangka kekerasan seksual terhadap anak dihukum kebiri. Ini dilakukan biar tersangka kekerasan itu mendapat dampak jera dan jadi sample buat orang lain biar tak melaksanakan perihal yang sama.

About admin