kriminal

Lapas Dibuat Untuk Kendali Terorisme dan Narkoba|Kriminal

Lapas Dibuat Untuk Kendali Terorisme dan Narkoba|Kriminal, Menteri Koordinator Politik Hukum & Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan lapas jadi salah satu lokasi kendali perbuatan terorisme & peredaran narkoba. Kenyataan ini dirinya temukan sesudah beliau laksanakan kunjungan ke Nusa Kambangan.

Luhut mengemukakan ketika ini para napi terorisme bersama mudahnya jalankan komunikasi dengan jaringan terorisme yang ada di luar negara. Perdana, dari mobile phone dan surat elektronik. Ke-2, mereka mampu jalankan komunikasi & kordinasi dari kunjungan keluarga.

“Terlalu bebas di sana, ada komunikasi antara tahanan bersama mereka yang diluar, dulu masuk ke tanah air. Kita untuk biar komunikasi itu gak sanggup dilakukan. Kita untuk system. Di sana ada tidak sedikit ponsel & email,” tutur Luhut ketika rapat bersama Komisi I & Komisi III, Senin (15/2).

Tidak cuma soal terorisme, dalam peredaran narkoba pun tidak sedikit dikendalikan dari Lapas. Luhut mengemukakan, 61 prosen penghuni lapas merupakan pemakai narkoba. Sedangkan 71 % peredaran narkoba di Indonesia dikendalikan dari dalam Lapas. Luhut menyampaikan waktu ini beliau sedang menciptakan system supaya mampu mengendalikan kasus ini. Beliau mengemukakan, para bandar bakal dibuang ke lapas kusus bandar narkoba di Gunung Sindur. Sedangkan para dedengkot teroris dapat dipisahkan lapasnya dari anggota teroris lainnya.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close