Menjaga Perbatasan Suatu Kehormatan Tersendiri

Agen Casino

Menjaga Perbatasan Suatu Kehormatan Tersendiri – Satu minggu paling akhir, Unit pekerjaan Pemanganan Perbatasan Indonesia – Malaysia dari TNI, Yonif 611/Awang Long Kodam VI/Mulawarman Korem 091/ASN kembali mengamankan 37 senjata barah atau senpi rakitan tipe penabur yang diserahkan oleh warga dengan suka-rela.

” Senjata barah itu salah satunya diserahkan oleh warga di pos Simanggaris pada Senin, 10 Juli 2017, lantas di Pos Tembalang pada Selasa, Pos Simanggaris pada Kamis serta Pos Salang dan Pos Sei. Agison pada Jumat, ” kata Komandan Unit Pekerjaan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif 611/Awang Long Letnan Kolonel Infanteri Sigit Hengki Purwanto di Nunukan, Ahad, 16 Juli 2017.

Semua senpi itu didapat anggota TNI lantaran pendekatan dengan warga setempat. ” Tidak cuman merawat lokasi perbatasan, anggota juga melaksanakan pendekatan-pendekatan dengan warga sekelilingnya, dengan melaksanakan Binter Terbatas seperti karya bakti, penyembuhan, Anjang sana dan lain-lain, kita dapat bantu semampu kami, ” kata Sigit Hengki Purwanto.

Dari pernyataan warga, rata-rata merekan beralasan punya senpi difungsikan buat memberantas hama yang acapkali menyebabkan kerusakan hasil kebun dan berburu binatang di rimba.

Tapi, hal semacam tersebut tentu teyap tidak mematuhi peraturan. Dikarenakan kepemilikan senpi sudah ditata oleh undang-undang serta tdk sembarang orang sanggup memakai senpi.

” Umum sesudah anggota mengerti ada warga yang punya senpi, lantas dijalankan pendekatan-pendekatan yang dilanjutkan dengan memberikannya pemahaman terkait peraturan kepemilikan senpi, ” kata Sigit.

Tiap tiap anggota melaksanakan pendekatan lewat langkah bertamu ke rumah-rumah warga yang sudah di ketahui punya senjata barah. Agenda itu ta cuma buat mencari senpi biar pemiliknya pengen menyerahkan, tetapi banyak info beda yang dapat di terima oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia. ” Kami laksanakan bukan cuma buat mengumpulkan senpi. Tapi juga manfaat mengerti beberapa persoalan warga, ” kata Sigit.