Pembuatan Kapal Bersumber dari Kayu Ilegal di Riau, Pemilik Ditahan Polisi

Pembuatan Kapal Bersumber dari Kayu Ilegal di Riau, Pemilik Ditahan Polisi – Pekanbaru, Polda Riau membendung seseorang pebisnis galangan kapal inisial TO alias Tj asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) . Penahanan ini berkenaan bahan baku galangan kapal yg dikira bersumber kayu ilegal.

” Terduga dilaksanakan penahanan sehabis penuhi panggilan penyidik. Selesai dikontrol, langsung dilaksanakan penahanan, ” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto terhadap wartawan, Senin (5/11/2018) .

Sunarto memaparkan, dalam perkara ini berasal dari kabar warga kalau kesibukan pembuatan kapal bersumber dari kayu rimba dengan cara liar. Dari kabar itu, pada September terus dilaksanakan pengumpulan bukti-bukti di lapangan. Area pembuatan kapal kayu ini pasnya di Kecamatan Bangko, Rohil.

” Sehabis team ada di area diketemukan tumpukan kayu rimba alam. Bahan baku buat pembuatan kapal itu tak ditambahkan dokumen yg resmi atas kepemilikan, ” kata Narto.

Di area galangan kapal ini, susulnya, diketemukan 1. 071 keping kayu bermutu tinggi. Salah satunya model kayu alam Meranti, Laban, Temutun serta Suntai.

” Kayu-kayu itu bukan model kayu yg dibudidayakan, namun kayu-kayu bermutu ini datang dari rimba. Pemilik galangan kapal tidak bisa memperlihatkan surat resmi kepemilikan kayu itu, ” kata Narto.

Upaya galangan kapal ini, kata Narto, pemiliknya mempekerjakan sejumlah 32 orang. Saat ini kesibukan pembuatan kapal kayu itu udah di stop.

” Barang untuk bukti kayu yg berada pada area saat ini udah ditangkap di Mapolres Rohil. Idenya kayu-kayu itu bakal dilelang, ” kata Narto.