Home / Berita Umum / PSK Sesama Jenis Ini Diduga Peras Pelanggan Hingga Rugi Ratusan Juta Rupiah

PSK Sesama Jenis Ini Diduga Peras Pelanggan Hingga Rugi Ratusan Juta Rupiah

PSK Sesama Jenis Ini Diduga Peras Pelanggan Hingga Rugi Ratusan Juta Rupiah – Unit Kriminil Teristimewa (Krimsus) Polda Ja-tim tangkap seseorang pekerja sex komersial (PSK) sama-sama model. Terduga disangka kerjakan pemerasan terhadap pemakai jasanya sampai memunculkan kerugian beberapa ratus juta rupiah.

Pemeran didapati bernama Supriadi alias Andreas alias Lorenzo (29). Pria ini datang dari Tuban.

Kapolda Ja-tim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan, modus yang digunakan pemeran sampai kini yaitu merekam jalinan intimnya dengan korban dengan diam-diam.

“Sesudah itu rekaman video itu dipakai buat memeras korbannya dengan bahaya akan sebarkan ke relasi kerja serta keluarga korban,” kata Luki terhadap wartawan, Selasa (20/11/2018).

Satu diantaranya korban, lanjut Luki, selanjutnya memberikan laporan pemerasan itu. Sebelumnya korban disuruh menyerahkan uang sebesar Rp 750 juta supaya video itu tidak menyebar. Tapi sesudah dinegosiasi, selanjutnya korban cuma disuruh menyetorkan Rp 500 juta.

“Tapi korban baru transfer Rp 5 juta,” papar Luki.

Dari pelacakan polisi, termasuk juga menelusuri jejaring sosial pemeran serta jaringan WhatsApp, pemeran selanjutnya bisa ditangkap dalam sesuatu apartemen di Surabaya dalam hari Senin (19/11).

Sesudah tertangkap, pemeran mengakui telah menekuni profesi jadi PSK sama-sama model sejak mulai tahun 2012. Dalam satu minggu, pemeran dapat terima 3-5 kali panggilan buat melayani jalinan sama-sama model. Sedang tarifnya buat panggilan dalam kota di bandrol sebesar Rp 5 juta.

“Jika panggilannya di luar kota sekali kencan Rp 15 juta,” papar Luki.

Luki mengimbuhkan, pemeran disangka bukan sekedar sekali kerjakan pemerasan lantaran polisi udah menemukannya korban-korban pemerasan yang lain.

“Ada korban beda yg telah teridentifikasi. Ini masihlah dalam pendalaman polisi termasuk juga jaringan sama-sama macamnya,” katanya.

About admin