Home / Uncategorized / PSU Di TPS Pondok Kelapa Ketua KPU DKI Bergerak

PSU Di TPS Pondok Kelapa Ketua KPU DKI Bergerak

PSU Di TPS Pondok Kelapa Ketua KPU DKI Bergerak – Pada penyelenggaraan pungutan suara kembali (PSU) di TPS 19 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, berjalan penurunan partisipasi pemilih dari pemungutan lepas 19 April selanjutnya. Seandainya pada lepas 19 April selanjutnya warga yang memanfaatkan hak nada jumlah 560 orang, sesaat buat PSU hari ini cuma 338 orang.

Ketua Komisi Penentuan Umum (KPU) DKI Sumarno mengaku terdapatnya kekurangan pengenalan bab PSU pada warga. Lebih-lebih, dia mengibaratkan sistem PSU seperti narasi Roro Jonggrang.

” Referensi kan baru tempo hari, dua hari ini. Jadi tempo hari Roro Jonggrang bergerak itu buat bangun candi (TPS) seperti itu. Bergerak semalam jenuh buat mengedarkan pemberitahuan pada warga. Ini konsekuensi dari PSU, ” kata Sumarno selesai meninjau PSU di TPS 19 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (22/4/2017).

Sumarno menuturkan mesti ada pengaturan kembali bab PSU. Sebab dengan diadakannya PSU, dapat banyak nada yg tidak terpakai dari hasil pemungutan pertama pada lepas 19 April selanjutnya. Lantaran, kelak yang dapat dihitung oleh KPU DKI buat jadi hasil resmi yaitu nada di PSU.

” Ke depan butuh dirapikan kembali apakah mesti demikianlah (PSU). Lantaran partisipasi di pungutan suara diawalnya lebih menyusut. Punya arti dapat banyak nada yg tidak berarti di putaran tempo hari. Lantaran yang difungsikan buat penghitungan kan hasil PSU, ” kata Sumarno.

Masalah hukuman dari pemakai C6 yang tidak pas nama, Sumarno menyebutkan sebagai pelanggaran pidana pemilu. Bawaslu DKI, papar Sumarno, mesti mengerjakan pidana itu pada Gakkumdu.

” Bawaslu mesti mengerjakan ke Gakkumdu, disitu ada kepolisian kejaksaan. Lantaran mereka memanfaatkan hak yang bukanlah haknya. Nah dari segi penyelenggaranya kan ketahuan yang sesudah perihal C6 ke surat nada dalam kotak. Seandainya di ketahui dari pertama pastinya bakal di hindari, ” sebut Sumarno.

About admin