Home / Uncategorized / Tips Ini Cocok Banget Buat Anda Untuk Traveling

Tips Ini Cocok Banget Buat Anda Untuk Traveling

Tips Ini Cocok Banget Buat Anda Untuk Traveling – If you want to go fast, go alone. But if you want to go far, go together.
Kalimat bijak ini mungkin sudah kerap kita saksikan serta dengar di beberapa akun media sosial. Tapi izinkanlah saya memberikan satu kalimat lagi. Kurang lebih bunyinya seperti ini : then, if you want to go far and happy, go with your dearest one. Iya, berpetualang berbarengan pasangan.
Melakukan perjalanan berbarengan pasangan masih tetap seperti pisau bermata dua untuk beberapa orang. Ada yang tak mau melibatkan pasangan dalam episode traveling-nya karna ia tak mau sharing perhatian serta kebebasan sepanjang perjalanan.
Ada yang masih tetap nyaman berpetualang dengan rekan-rekan sepermainan karna tak mau merepotkan pasangan dengan tingkah polah kawan-temannya ataupun demikian sebaliknya. Ada juga yg tidak meyakini sang pasangan bakal dapat mendampingi kandungan traveling dianya dan medan yang bakal dihadapi.
Lantas bagaimana kita serta dia bisa rasakan pengalaman traveling yang membahagiakan? Apakah kita mesti pilih destinasi-destinasi yang romantis? Apakah kita mesti mengakomodir keringanan supaya pasanganmu tidak kerepotan sepanjang traveling Di tulisan ini saya berikan deskripsi bagaimana bikin traveling yang ideal berbarengan si dia.
1. MENENTUKAN DESTINASI
Percayalah, membuat perjalanan yang ideal berbarengan si dia tak kan jadi susah andaikan kita yaitu pribadi yang open minded.
Hmm… tidak harus sungguh-sungguh open minded, tetapi cukup janganlah sok tahu. Diskusikan destinasinya!
Janganlah meski memastikan destinasi tanpa ada memohon pendapat si dia, walau destinasi itu menurutmu begitu pas masuk kedalam tulisan “10 Destinasi Teromantis Abad Ini utk Pasangan Milenial”.
Destinasi bukanlah hal terutama dalam perjalanan kalian. Tapi dengan sadari destinasi, persiapan traveling kita serta dia semakin lebih masak.
Dengan berdiskusi juga kita serta si dia bisa melukiskan ekspektasi semasing mengenai perjalanan yang bakal dikerjakan. Lagi juga, apa sih susahnya komunikasi? Kalian kan pasanganan, tho?
2. BERBAGI TUGAS
Karena kita serta dia tidak memakai layanan travel agent atau turut rombongan open trip, jadi kalian mesti sharing pekerjaan membuat perjalanan.
Mulai dari berburu tiket, membuat itinerary, perbekalan makanan serta gadget sampai pilih tempat bermalam. Umpamanya kita telah umum tidur larut malam jadi dapat lebih dihandalkan utk memburu tiket-tiket promosi yang konon tuturnya semakin banyak bertebaran di sepertiga malam.
Atau andaikan si dia sebagai pembaca peta yang handal, tukang kepo kelas wahid, jadi dia bisa kita percayakan utk membuat itinerary serta temukan penginapan murah yang masih tetap nyaman ditempati.
Terlebih andaikan dia melek dengan situs-situs pemberi kupon atau potongan harga akomodasi perjalanan serta penginapan seperti iPrice Indonesia.
3. INGAT TUJUAN
Ada pasangan yang tidak berhasil rasakan kebahagiaan sepanjang traveling karna mereka condong pikirkan serta menggunakan daya utk beberapa hal yang sejatinya remeh seperti “kok tidak sampai-sampai”, “ah, delay! ”, “makanan/minuman/kasurnya tidak enak”, atau “kok busnya buruk? ”.
Atau sering kadang mood buruk mendadak terlihat akibat keadaan fisik yang keletihan andaikan kita serta dia traveling kurun waktu lama (seperti berminggu-minggu) . Tidak disangkal memanglah, mood baik tidak automatis terlihat sehari-hari walau dalam keadaan tengah berlibur.
Jadi kala kondisi ini mulai hampiri, ingat kembali kalau destinasi bukanlah hal terutama dalam perjalanan kalian. Esensi terutama dari perjalanan kalian yaitu mengenai rasakan pengalaman baru, bukan?
Jadi Jika pesawat delay, tidak butuh menggerutu terlalu berlebih karenanya sebagai sisi dari petualanganmu.
Kita dapat berkeliling bandara, coba beragam sarana dimulai dengan WiFi gratis, temukan spot photo yang instagramable atau malas-malasan di kursi pijat gratis.

4. JANGAN TERPAKU PADA ITINERARY
Let it flow. Jika itinerary kalian sangat padat, cobalah kurangi serta sisipkan satu atau 1/2 hari leyeh-leyeh di penginapan supaya fisik tidak drop.
Itinerary memanglah mutlak, tetapi bagaimanapun itu bukanlah lembaran kitab suci yang perlu ditaati. Janganlah dibiarkan itinerary menyiksa petualangan kita serta dia.
Apa pun yang kalian dapatkan sepanjang traveling, tidak tahu itu enak ataupun tidak, yaitu seni dari petualangan tersebut. Tinggal bagaimana caranya kita serta si dia utk menikmatinya. Dibawa enjoy, saja! Pernah dengar pepatah “Alam terkembang jadi guru”? Traveling ini sebagai satu diantara bahan pelajaran yang bernilai dari alam.

About admin